Cerita Pendakian Gunung Sindoro

 


Cerita ini dimulai saat kita dari Team Predator punya agenda untuk pendakian ke gunung sindoro yang dimana saat itu masih bimbang antara iya dan tidak.

tepat pada tanggal 01 Juli 2019 kita memutuskan untuk berangkat ke gunung sindoro dengan kendaaraan roda dua, pada saat itu yang berangkat hanya 4 orang saja mulai dai saya sendiri, amin romadhon, lanang bagus, dan ferry adi c. 

kita mulai start dari cepu mulai pagi jam 03.00 wib dan di perjalan pada saat itu dinginya minta ampun karna pas di musim kemarau. saat itu kita mulai terasa dingin waktu sampai di perjalanan menuju ngawi sepanjang perjalanan watu jago yang dimana saat itu sangat sepi dan hawanya juga dingi sekali. 

singkat cerita kurang lebih jam 04.00 wib kita sampai di pom bensin ngawi yang dekat teminal lama, disitu kami istirahat dan sholat subuh dan sarapan pagi dulu sebelum melanjutkan perjalanan.

jam 05.30 kami mulai melanjutkan perjalanan kembali melewati sepanjang perjalan dari kota Ngawi, sragen, gemolong, solotigo, parakan, dan samapai ke lokasi/Basecamp sindoro kurang lebih pukul 11.00 wib. ditu kami istirhat sejenak sambil beli bakso untuk menghilangkan rasa lelah yang kami rasakan.

setelah semua sudah frees kembali baru kita menuju ke lokasi basecamp pendakian gunung sindoro untuk registrasi dan pendataan anggota ang mau pendakian, saat itu kita juga di berikan arahan dan edukasi sama petugas penggelola untuk selalu mematuhi kebijakan dan menyiapkan pelengkapan untuk pendakian kita. di situ juga kami selalu di ingatkan untuk selalu berhati2 dan waspada dengan keadaan alam yang tidak menentu supaya kita juga selalu waspada.

tepat pukul 13.00 sesudah melaksanakan ibadah sholat jama' duhur dan ashar kita melanjutkan pendakian menuju pos 1 gunung sindoro. sepanjang perjalanan kita disuguhi pemandangan yang bagus dengan lebatnya tamanan tembakau di kanan kiri jalan pendakian, walau banyak juga orang2 pendaki yang saat itu memilih altenatif ojek dari basecamp ke pos 1 demi mempercepat pendakian, tapi bagi kita pantang melakukan itu kalau tidak darurat, masak pendaki kok ngojek hehe.

tak terasa 1 jam berlalu kita sudah sampai di pos pertama dan tanpa basa basi kita lanjut pendakian menuju pos 2 yang di mana saat itu menempuh perjalanan kurang lebih 1,5 jam dan sepanjang perjalan itu banyak juga anak2/orang sekitar yang memanfaatkan jalur pendakian untuk main main dengan motor trek yang dimana saat itu sangant mengganggu sekali, disamping membuat jalurnya rusak dan debunya sampai kemana2. dalam hati mengguman dasar orang gak punya sopan santun.

singkat cerita ketika kita perjalanan dari pos 2 ke pos 3 disitu kita mulai merasakan lelah dan letih, mungkin efek dari perjalan berangkat naik motor dari cepu ke sindoro. 

tanpa lama2 ketika kita sudah sampai di pos tiga yang dimana saat itu tidak mungkin untuk kita melanjutkan pendakian karna saat itu waktu sudah menunjukan jam 17.30 dan mulai gelap. tanpa lama lama kita buka career kita dan pasang tenda untuk ngecamp di pos 3 gunung sindoro karna badan sudah terasa letih dan lelah. ketika tenda sudah berdiri tegak disitulah kita memanfaatkan untuk sholat dan istirahat dan masak masak untuk mengisi energi dalam tubuh agar kuat kembali.

tak terasa malam itu begitu sunyi dan nyaman sampai2 tidur kita pulas banget, di ketinggian itu terdengar sayuh2 kumandang adzan subuh dan kita juga beranjak untuk melaksanakan sholat shubuh. di pagi itu setelah kita buat mie rebuh dan teh hanggat kita langsung melanjutkan perjalanan pendakian menuju pos 4 yang dimana perjalanan saat itu terasa lama banget, tapi sesudah sampai di pos 4 pemandangan yang luar biasa kami lihat dengan pemandangan gunung sumbing ang di selimuti awan tebal yang memukau penglihatan.

dan inilah pendakian yang sesungguhnya dimana jalur pos 4 menuju puncak itu sangat menguras tenaga, bagai mana tidak sepanjang jalur pendakian itu nanjak terus dan puncak terlihat sangat jauh. ketidak kita melihat atas oh itu puncaknya sebentar lagi, dan saat sudah sampai ternyata itu belum puncak dan ada jalur nanjak lagi, kejadian itu berulang sampai 3 kali dan akhirnya puncak sesungguhnya sudah terlihat, dengan rasa haru dan penuh dengan semangat kami mempercepat langkah kita untuk segera sampai puncak sindoro.

alhamdulillah tepat pukul 08.00 kita sampai di puncak sindoro. rasa bahagia, haru, letih, capek, semua tercampur aduk jadi satu. inilah kebanggaan diri sendiri bisa merasakan dan bisa menginjakkan kaki di atas puncak sindoro, 02 Juli 2023.

VIDEO LENGKAPNYA



0 Comments